Kisah Dan Mitos Kanjeng Bunda Ratu Kidul
Ada banyak versi tentang perempuan cantik ini… keragaman versi tersebut secara tidak langsung menyatakan bahwa dia eksis … siapakah dia sebenarnya?
Kisah Kanjeng Ratu Kidul (Dewi Srengenge)
Di suatu masa, hiduplah seorang putri cantik bernama Kadita. Karena kecantikannya, ia pun dipanggil Dewi Srengenge yang berarti matahari yang indah. Dewi Srengenge adalah anak dari Raja Munding Wangi. Meskipun sang raja mempunyai seorang putri yang cantik, ia selalu bersedih karena sebenarnya ia selalu berharap mempunyai anak laki-laki. Raja pun kemudian menikah dengan Dewi Mutiara, dan mendapatkan putra dari perkawinan tersebut. Maka, bahagialah sang raja.
Dewi Mutiara ingin agar kelak putranya itu menjadi raja, dan ia pun berusaha agar keinginannya itu terwujud. Kemudian Dewi Mutiara datang menghadap raja, dan meminta agar sang raja menyuruh putrinya pergi dari istana. Sudah tentu raja menolak. “Sangat menggelikan. Saya tidak akan membiarkan siapapun yang ingin bertindak kasar pada putriku”, kata Raja Munding Wangi. Mendengar jawaban itu, Dewi Mutiara pun tersenyum dan berkata manis sampai raja tidak marah lagi kepadanya. Tapi walaupun demikian, dia tetap berniat mewujudkan keinginannya itu.
Pada pagi harinya, sebelum matahari terbit, Dewi Mutiara mengutus pembantunya untuk memanggil seorang dukun. Dia ingin sang dukun mengutuk Kadita, anak tirinya. “Aku ingin tubuhnya yang cantik penuh dengan kudis dan gatal-gatal. Bila engkau berhasil, maka aku akan memberikan suatu imbalan yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya.” Sang dukun menuruti perintah sang ratu. Pada malam harinya, tubuh Kadita telah dipenuhi dengan kudis dan gatal-gatal. Ketika dia terbangun, dia menyadari tubuhnya berbau busuk dan dipenuhi dengan bisul. Puteri yang cantik itu pun menangis dan tak tahu harus berbuat apa.
Ketika Raja mendengar kabar itu, beliau menjadi sangat sedih dan mengundang banyak tabib untuk menyembuhkan penyakit putrinya. Beliau sadar bahwa penyakit putrinya itu tidak wajar, seseorang pasti telah mengutuk atau mengguna-gunainya. Masalah pun menjadi semakin rumit ketika Ratu Dewi Mutiara memaksanya untuk mengusir puterinya. “Puterimu akan mendatangkan kesialan bagi seluruh negeri,” kata Dewi Mutiara. Karena Raja tidak menginginkan puterinya menjadi gunjingan di seluruh negeri, akhirnya beliau terpaksa menyetujui usul Ratu Mutiara untuk mengirim putrinya ke luar dari negeri itu.
Puteri yang malang itu pun pergi sendirian, tanpa tahu kemana harus pergi. Dia hampir tidak dapat menangis lagi. Dia memang memiliki hati yang mulia. Dia tidak menyimpan dendam kepada ibu tirinya, malahan ia selalu meminta agar Tuhan mendampinginya dalam menanggung penderitaan..
Hampir tujuh hari dan tujuh malam dia berjalan sampai akhirnya tiba di Samudera Selatan. Dia memandang samudera itu. Airnya bersih dan jernih, tidak seperti samudera lainnya yang airnya biru atau hijau. Dia melompat ke dalam air dan berenang. Tiba-tiba, ketika air Samudera Selatan itu menyentuh kulitnya, mukjizat terjadi. Bisulnya lenyap dan tak ada tanda-tanda bahwa dia pernah kudisan atau gatal-gatal. Malahan, dia menjadi lebih cantik daripada sebelumnya. Bukan hanya itu, kini dia memiliki kuasa untuk memerintah seisi Samudera Selatan. Kini ia menjadi seorang peri yang disebut Nyi Roro Kidul atau Ratu Pantai Samudera Selatan yang hidup selamanya.
Kanjeng Ratu Kidul = Ratna Suwinda
Tersebut dalam Babad Tanah Jawi (abad ke-19), seorang pangeran dari Kerajaan Pajajaran, Joko Suruh, bertemu dengan seorang pertapa yang memerintahkan agar dia menemukan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Karena sang pertapa adalah seorang wanita muda yang cantik, Joko Suruh pun jatuh cinta kepadanya. Tapi sang pertapa yang ternyata merupakan bibi dari Joko Suruh, bernama Ratna Suwida, menolak cintanya. Ketika muda, Ratna Suwida mengasingkan diri untuk bertapa di sebuah bukit. Kemudian ia pergi ke pantai selatan Jawa dan menjadi penguasa spiritual di sana. Ia berkata kepada pangeran, jika keturunan pangeran menjadi penguasa di kerajaan yang terletak di dekat Gunung Merapi, ia akan menikahi seluruh penguasa secara bergantian.
Generasi selanjutnya, Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Ke-2, mengasingkan diri ke Pantai Selatan, untuk mengumpulkan seluruh energinya, dalam upaya mempersiapkan kampanye militer melawan kerajaan utara. Meditasinya menarik perhatian Kanjeng Ratu Kidul dan dia berjanji untuk membantunya. Selama tiga hari dan tiga malam dia mempelajari rahasia perang dan pemerintahan, dan intrik-intrik cinta di istana bawah airnya, hingga akhirnya muncul dari Laut Parangkusumo, kini Yogyakarta Selatan. Sejak saat itu, Ratu Kidul dilaporkan berhubungan erat dengan keturunan Senopati yang berkuasa, dan sesajian dipersembahkan untuknya di tempat ini setiap tahun melalui perwakilan istana Solo dan Yogyakarta.
Begitulah dua buah kisah atau legenda mengenai Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan. Versi pertama diambil dari buku Cerita Rakyat dari Yogyakarta dan versi yang kedua terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kedua cerita tersebut memang berbeda, tapi anda jangan bingung. Anda tidak perlu pusing memilih, mana dari keduanya yang paling benar. Cerita-cerita di atas hanyalah sebuah pengantar bagi tulisan selanjutnya.
Kanjeng Ratu Kidul dan Keraton Yogyakarta
Percayakah anda dengan cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan? Sebagian dari anda mungkin akan berkata TIDAK. Tapi coba tanyakan kepada mereka yang hidup dalam zaman atau lingkungan Keraton Yogyakarta. Mereka yakin dengan kebenaran cerita ini. Kebenaran akan cerita Kanjeng Ratu Kidul memang masih tetap menjadi polemik. Tapi terlepas dari polemik tersebut, ada sebuah fenomena yang nyata, bahwa mitos Ratu Kidul memang memiliki relevansi dengan eksistensi Keraton Yogyakarta. Hubungan antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Keraton Yogyakarta paling tidak tercantum dalam Babad Tanah Jawi (cerita tentang kanjeng Ratu Kidul di atas, versi kedua). Hubungan seperti apa yang terjalin di antara keduanya?
Sebagai sebuah hubungan komunikasi timbal balik dengan lingkungan yang menurut masyarakat Jawa mempunyai kekuatan yang lebih kuat, masih menurut Twikromo, maka penggunaan simbol pun sering diaktualisasikan. Jika dihubungkan dengan makhluk halus, maka Javanisme mengenal penguasa makhluk halus seperti penguasa Gunung Merapi, penguasa Gunung Lawu, Kayangan nDelpin, dan Laut Selatan. Penguasa Laut Selatan inilah yang oleh orang Jawa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Keempat penguasa tersebut mengitari Kesultanan Yogyakarta. Dan untuk mencapai keharmonisan, keselarasan dan keseimbangan dalam masyarakat, maka raja harus mengadakan komunikasi dengan “makhluk-makhluk halus” tersebut.
Menurut Twikromo, bagi raja Jawa berkomunikasi dengan Ratu Kidul adalah sebagai salah satu kekuatan batin dalam mengelola negara. Sebagai kekuatan datan kasat mata (tak terlihat oleh mata), Kanjeng Ratu Kidul harus dimintai restu dalam kegiatan sehari-hari untuk mendapatkan keselamatan dan ketenteraman.
Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ini diaktualisasikan dengan baik. Pada kegiatan labuhan misalnya, sebuah upacara tradisional keraton yang dilaksanakan di tepi laut di selatan Yogyakarta, yang diadakan tiap ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono, menurut perhitungan tahun Saka (tahun Jawa). Upacara ini bertujuan untuk kesejahteraan sultan dan masyarakat Yogyakarta.
Kepercayaan terhadap Kanjeng Ratu Kidul juga diwujudkan lewat tari Bedaya Lambangsari dan Bedaya Semang yang diselenggarakan untuk menghormati serta memperingati Sang Ratu. Bukti lainnya adalah dengan didirikannya sebuah bangunan di Komplek Taman Sari (Istana di Bawah Air), sekitar 1 km sebelah barat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang dinamakan Sumur Gumuling. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan sultan dengan Ratu Pantai Selatan, Kanjeng Ratu Kidul.
Penghayatan mitos Kanjeng Ratu Kidul tersebut tidak hanya diyakini dan dilaksanakan oleh pihak keraton saja, tapi juga oleh masyarakat pada umumnya di wilayah kesultanan. Salah satu buktinya adalah adanya kepercayaan bahwa jika orang hilang di Pantai Parangtritis, maka orang tersebut hilang karena “diambil” oleh sang Ratu.
Selain Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mitos Kanjeng Ratu Kidul juga diyakini oleh saudara mereka, Keraton Surakarta Hadiningrat. Dalam Babad Tanah Jawi memang disebutkan bahwa Kanjeng Ratu Kidul pernah berjanji kepada Panembahan Senopati, penguasa pertama Kerajaan Mataram, untuk menjaga Kerajaan Mataram, para sultan, keluarga kerajaan, dan masyarakat dari malapetaka. Dan karena kedua keraton (Yogyakarta dan Surakarta) memiliki leluhur yang sama (Kerajaan Mataram), maka seperti halnya Keraton Yogyakarta, Keraton Surakarta juga melaksanakan berbagai bentuk penghayatan mereka kepada Kanjeng Ratu Kidul. Salah satunya adalah pementasan tari yang paling sakral di keraton, Bedoyo Ketawang, yang diselenggarakan setahun sekali pada saat peringatan hari penobatan para raja. Sembilan orang penari yang mengenakan pakaian tradisional pengantin Jawa mengundang Ratu Kidul untuk datang dan menikahi susuhunan, dan kabarnya sang Ratu kemudian secara gaib muncul dalam wujud penari kesepuluh yang nampak berkilauan.
Kepercayaan terhadap Ratu Kidul ternyata juga meluas sampai ke daerah Jawa Barat. Anda pasti pernah mendengar, bahwa ada sebuah kamar khusus (nomor 308) di lantai atas Samudera Beach Hotel, Pelabuhan Ratu, yang disajikan khusus untuk Ratu Kidul. Siapapun yang ingin bertemu dengan sang Ratu, bisa masuk ke ruangan ini, tapi harus melalui seorang perantara yang menyajikan persembahan buat sang Ratu. Pengkhususan kamar ini adalah salah satu simbol ‘gaib’ yang dipakai oleh mantan presiden Soekarno.
Sampai sekarang, di masa yang sangat modern ini, legenda Kanjeng Ratu Kidul, atau Nyi Roro Kidul, atau Ratu Pantai Selatan, adalah legenda yang paling spektakuler. Bahkan ketika anda membaca kisah ini, banyak orang dari Indonesia atau negara lain mengakui bahwa mereka telah bertemu ratu peri yang cantik mengenakan pakaian tradisional Jawa. Salah satu orang yang dikabarkan juga pernah menyaksikan secara langsung wujud sang Ratu adalah sang maestro pelukis Indonesia, (almarhum) Affandi. Pengalamannya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah lukisan.
Versi lain ttg Ratu Kidul
legenda bernuansa mistik mengenal tokoh Kanjeng Ratu Kidul sebagai penguasa pantai selatan, dan orang juga mengenal tokoh sakti zaman Majapahit yang bergelar Ki Hajar Cemara. Konon, dua tokoh itu sama, nama satu orang.
Keberadaan ratu cantik bertubuh seksi yang konon merupakan isteri para raja Jawa dari masa ke masa, memiliki kesaktian teramat tinggi.
Setidaknya, legenda dan juga termaktub dalam Babad Tanah Jawi menyatakan, Kanjeng Ratu Kidul menikah dengan Panembahan Senopati dan semua keturunannya.
Sebagai bukti bahwa kerajaan yang masih ada dan para rajanya selalu minta bantuan Ratu Kidul saat menemui kesulitan, salah satunya adalah keberadaan menara di timur Keraton Surakarta yang menjadi tempat pertemuan Ratu Kidul dengan suami yang disebut Panggung Sangga Buwana.
Bila dirunut, Ratu Kidul sebenarnya puteri dari Kerajaan Pajajaran yang terpaksa meninggalkan istana karena dipaksa menikah dengan lelaki yang tidak dicintainya. Supaya tidak ada yang mengenali, terutama aman dari kejaran suruhan ayahhandanya, puteri yang sakti itu menyamar menjadi lelaki dengan gelar Ki Hajar Cemara dan melakukan tapa di kawasan pantai selatan.
Ki Hajar Cemara yang sakti itu mampu memerintah lelembut seluruh Pulau Jawa. Kesaktiannya terdengar di telingan Raden Sesuruh yang pernah dikalahkan Prabu Ciung Wanara. Maka ia mencarinya untuk nantang duel. Pangeran kalah. Tapi Ki Hajar Cemara dengan kepekaan batinnya tahu bahwa, Raden Sesuruh akan menjadi raja Jawa.
Hubungan mereka makin dekat, Hajar Cemara pun tak dapat terus menyamar karena ternyata jatuh cinta kepada tawanannya. Ratu Kidul lantas memerintahkan Raden Sesuruh untuk membangun kerajaan yang kemudian terkenal dengan nama Majapahit. Sedang Ratu Kidul akhirnya memilih mendirikan istana di dasar laut selatan dengan kawula terdiri atas bangsa lelembut.
Dengan konsep seperti itu nyata bahwa, tokoh kondang yang bergelar Ki Hajar Cemara yang dianggap sebagai pesaing Kanjeng Ratu Kidul atau ada yang menganggap bahwa tokoh itulah satu-satunya orang sakti yang mampu mengalahkan Ratu Kidul adalah keliru. Sebab, Ki Hajar Cemara adalah Kanjeng Ratu Kidul dalam bentuk penyamaran.
sumber: artikel diberbagai sumber dan blog
Popularity: 100% [?]





Tertarik sekali saya dengan beberapa artikel anda, Apa anda mempunyai kisah atau legenda mengenai adik kandung ibu kanjeng ratu kidul?
Dan tulisan anda mengenai 9 roh, apakah bisa dideskripsikan lebih spesifik. Karena di Al Qur’an pun tertulis “Siapa yang Mengenal Dirinya maka Dia Mengenal Tuhannya”.
Trims
PERNYATAAN NYI RORO KIDUL, DEWA BRAHMANA, DEWA WISHNU,
DEWI KWAN-IM, DEWI KALI DAN SELURUH DEWA DEWI
Banyak hal yang telah dilakukan oleh ribuan dukun (Paranormal), Kyai, Pendeta2, dan Tokoh agama sesat lainnya yang bersekutu dengan setan hanya untuk menghalangi kebangkitan Nyi Roro Kidul. Namun Kamu semua telah Gagal Total.Usaha yang dilakukan manusia iblis tersebut adalah :
1. Menyebar kisah jelek bahwa nyi roro Kidul
tangan kanan Lucifer, santet, susuk, kawin
dgn sultan2, Kekuasaan, harta dsb.
2. Mengadakan Upacara Penutupan Batu Hobon thn
1986 yang merupakan Kuburan Ayah dan
Saudara Nyi roro kidul yaitu raja Tea-Tea
Bulan, Raja Huti, Saribu Raja dll. Mereka
membuat Batu Hobon Kotor dan Bau busuk
dengan memecahkan puluhan ribu telor dan
menyiramnya dengan jeruk purut. Coba Kepala
Kalian aja yang dilempar kotoran itu.
3. Melakukan Upacara thn 1987 di pantai
selatan untuk menghancurkan istana Nyi Roro
Kidul…. Dasar kalian manusia hina dan
bodoh..Bocah-bocah edan… Baru belajar
ilmu mau menantang saya………..
4. Dengan disokong Susilo Bambang Yudhoyono
Melakukan lagi upacara penghinaan di Taman
Mini Jakarta dengan dalili Kebudayaan.
Tujuan Sebenarnya Memancing Agar Saya
Keluar untuk di bunuh.
Sadarlah Manusia-Manusia Sesat. Sekuat apapun upaya kalian mencari dan membunuh Saya, pasti gagal. Karena semua yang dinubuatkan Tuhan Pencipta Alam tidak dapat digagalkan oleh apapun. Kebangkitan Ratu Pantai Selatan, bersama orang-orang niniwe telah terjadi.
Kamu Semua Manusia sadarlah Kembalilah ke jalan Tuhan. Jangan percaya hal2 gaib dukun-dukun dsb. terutama yang berada didunia keagamaan, apalagi mengaku-aku Roh kudus atau apapun namanya. Itu semua Iblis Penipu.
Percaya aja ama hati kamu yang bersih dan tulus dan Tuhan Sang Pencipta. CUKUP
Saya tegaskan.
Tidak ada Roh Kudus yang bisa turun ke bumi tanpa sesizin saya.
Jadi Semua Roh yang selama ini kesurupan dan mengaku aku raja huti, tea tea bulan, saribu raja, Roro Kidul, Dewa Wishnu, Dewi Kwan-In dll atau mengaku-aku leluruh kamu baik suku batak, jawa, China, India, Barat, dsb adalah Iblis Penipu.
Salam Hormat Saya Pada Semua Umat Beragama.
Semua Agama Itu sama. Semuanya berasal dari sang pencipta. Jadi berdamailah. Jangan Sekali-kali Kamu merasa agama kamu yang paling benar. Agama yang kamu anut benar, tapi kamu manusia yang salah menjalankan karena mudah terpengaruh hal-hal ajaib atau gaib yang semata-mata permainan setan yang telah menguasai seluruh sisi kehidupan manusia.
Tugas dan janji saya untuk menyatakan kebenaran sang pencipta. Selanjutnya terserah Kamu manusia memilih jalanmu sampai hari penghakiman kami tetapkan.
959. Nata Warga – 24 Mei 2009
KENTUT…..
960. alvatar – 25 Mei 2009
PERNYATAAN DARI NYI RORO KIDUL (Ratu Pantai selatan), DEWA BRAHMANA, DEWI KWAN IM beserta DEWA DEWI Lainnya.
Kisah tentang Ratu pantai Selatan ini sudah banyak beredar diseluruh dunia dengan berbagai versi yang rata-rata menghina atau menjelek-jelekan Beliau. Saya Sebagai manusia yang beragama merasa sedih dengan kenyataan ini. Atas nama Tuhan Allah Bapa Sang Pencipta Langit dan Bumi dan Segala isinya, Tuhan Jesus Kristur dan Roh Kudus beserta Seluruh Malaikat Surga Izinkanlah Saya sebagai manusia yang lemah dan bodoh yang mendapat berkat dari Kanjeng Ratu dan Para Dewa Dewi menyatakan Kebenaran yang sebenarnya Tentang Nyi Roro Kidul dan orang-orang niniwe.
1. Nyi Roro Kidul Adalah Salah satu Malaikat Tuhan sama seperti Dewa Wishnu, Dewi Kwan Im dan Dewa Dewi Lainnya yang sangat saya puja dan saya hormati. Hanya Bedanya Nyi Roro Kidul diberkati Tuhan Sang Pencipta Memerintah sebagai Ratu yang sakti mandraguna. Dewa Wishnu, Dewi Kwan im dan Dewa-Dewi Lainnya Lebih condong Keagama.
2. Kisah Tentang Asal mula Kanjeng Ratu Pantai selatan memang benar berasal dari tanah batak. Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul adalah Putri dari Raja Tea-Tea Bulan dengan nama sebenarnya adalah Biding Laut. Namun Kisah hidup dan perjalanan Beliau sampai menjadi Ratu Pantai Selatan yang beredar saat ini semuanya dijamin Salah dan mengada ada. Mengapa demikian ? Karena Sayalah Manusia yang benar benar Mengenal Siapa Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul.
3. Semenjak usianya habis dan dijemput oleh malaikat Tuhan, Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul beserta ayah dan Saudara saudarinya Raja Biak-Biak (Raja Huti), Saribu Raja dan lain-lain tidak pernah turun kebumi dan masuk atau kesurupan kedalam tubuh manusia dimanapun. Jadi Selama ini semua yang mengaku-ngaku Hasandaran mereka adalah Iblis penipu yang berusaha menjelek-jelekkan nama keluarga itu. Hal ini Terjadi juga pada Dewi Kwan im dan Dewa Wishnu, dimana sudah ada beberapa orang penipu yang mengaku sebagai reinkarnasi (Hasandaran) beliau.
KEBANGKITAN NYI RORO KIDUL BERSAMA DEWA DEWI
Dalam Kitab Injil LUKAS 11 Ayat 29 – 32 Jelas dituliskan Nubuat Jesus Bahwa :
Pada Waktu Penghakiman Ratu dari Selatan Itu Akan Bangkit Bersama orang dari angkatan ini dan ia akan menghukum mereka, sebab Ratu ini dating dari Ujung Bumi untuk mendengarkan Himat Salomo, dan sesungguhnya yang ada disini lebih daripada Salomo. Pada Waktu Penghakiman Orang-Orang Niniwe akan Bangkit bersama angkatan ini dan mereka akan menghukumnya. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat waktu mereka mendengar pemberitaan Yunus dan sesungguhnya yang ada disitu Lebih dari Yunus.
– Nubuat Jesus itu Bukan Perumpamaan Karena itu dikatakan Nubuat Jesus adalah Nubuat Yunus dan Yesus Tidak mau menjelaskan lebih dari Nubuat Yunus. Mengapa ?????
Karena semua ahli taurat, dukun atau penyihir dan roh jahat tau siapa itu Ratu dari Selatan dan pasti berusaha menghalangi kebangkitannya agar nubuat Yesus Tidak terjadi. Namun tidak ada satu orang atau satu mahluk yang tahu siapa orang-orang Niniwe itu sampai mereka datang dan bangkit kedunia. Itulah Tanda Keagungan Tuhan Sang Pencipta.
– Jelas Ratu Selatan yang berasal dari ujung Bumi Hanya Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul Yang memiliki dua istana diujung bumi yaitu Satu di dasar laut Selatan Jawa dan istana Satu Lagi di atas awan-awan (di langit)
– Orang-orang Niniwe yang dimaksud adalah Dewa Brahmana, Wishnu, Shiwa, Dewi Kwan-im beserta Dewa Dewi lainnya yang menyebarkan ajaran Brahmanaisme, Hindu dan Budha. Jadi Pada Akhir Jaman atau KIAMAT I Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul beserta dewa Dewi itulah yang akan menjadi HAKIM dan menghukum Seluruh Manusia yang Hidup dan yang telah Mati ( ROH). Setelah itulah Jesus Akan dating untuk Kedua kalinya.
– Dalam Agama Hindu Kesembilan DASAWATARA WISNU telah terjadi yang pertama adalah Matsyawatara (sebagai ikan) yang menolong Nuh (Manu) sewaktu air Bah menenggelamkan Bumi dan yang kesepuluh adalah bangkit bersama-sama dewi Kwan Im, Nyi Roro Kidul serta Dewa-dewi lainnya Sebagai Penunggang kuda Putih yang menakai Pedang. Kuda Putih yang dimaksud disini adalah Manusia yang telah dipilih sang pencipta.
KEGAGALAN IBLIS DAN SETAN SERTA MANUSIA YANG BERSEKUTU DENGAN SETAN MENGHALANGI KEBANGKITAN KANJENG RATU DAN DEWA DEWI
1. Berusaha mencari, Mengejar, membunuh orang yang dianggap sebagai hasandaran atau reinkarnasi nyi roro kidul. Namun Gagal
a. Dukun (Paranormal) bersatu dengan Tokoh agama seperti Pendeta Kharismatik , Ulama dan Pemuka agama Lainnya menyebarkan kisah buruk dengan menyebarkan dan mengkotbahkan cerita bahwa Nyi Roro Kidul itu Panglimanya Lusifer si Raja Setan. Jadilah Semua orang saat ini menganggap Nyi Roro Kidul Jahat, selalu meminta Tumbal ,Suka Kawin dengan Sultan-Sultan, Santet, Susuk dan segala kejahatan setan . Semua mereka lakukan agar Nubuat Tuhan Gagal.
b. Setelah memperkirakan manusia yang dianggap sebagai reinkarnasi Nyi roro Kidul Lahir, Dukun- Dukun (Paranormal), Banyak Pendeta , Ulama dan Biksu dan pemimpin agama lainnya berusaha Mengungkapkan asal usul Nyi Roro Kidul Sebagai Putri Batak dari Raja Tea Tea Bulan. Mengapa ? Agar memancing keluar manusia tersebut dan membunuhnya.
c. Mereka melakukan Upacara Gaib Penutupan BATU HOBON THN 1986 dengan Dalil RENOVASI bekerja sama dengan Pemda Tapanuli Utara. Upacara BATU HOBON dilakukan
1. Untuk mencari dan mencuri benda pusaka yang ada di Kuburan Batu Hobon terutama Keris Sakti Nyi Roro Kidul yang dianggap Siapapun yang punya keris itu menjadi sakti mandraguna dan bias menguasai Indonesia dan Dunia. Mereka gagal Keri situ tidak disitu disimpan He…he…he.
2. agar Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul Marah dan MUncul sehingga mereka bias menangkapnya. He..he…he…Namun Mereka Gagal Kanjeng Ratu Tidak Muncul Karena belum ada perintah dari yang Maha Kuasa Pencipta Langi Dan Bumi. Mereka kesal dan kecewa lalu menyuruh setiap orang yang datang ke Batu Hobon, baik untuk berobat ataupun Meminta harta dan kekuasaan melemparkan telur dan jeruk Purut untuk menguatkan pagar gaib mereka agar tidak ada satu manusiapun yang bisa membuka BATU HOBON . Coba saudara bayangkan ”’betapa jorok dan bau Batu Hobon itu akibat Puluhan Ribu Telor Yang dilempar ke atasnya dan jadi Busuk ‘”‘ …Coba Kepala Saudara atau Rumah Saudara yang dibuat Begitu Bayangkan Joroknya @@@@. Saya Sangat Sedih Ketika Melihatnya , Lebih Sedih Lagi Melihat Poparan dari Batu Hobon Yaitu Marga-marga Pasaribu, Malau, Limbong, dlll membiarkan dan mendukung kejorokan tersebut, padahal marga-marga itu yang mengaku aku selama ini sebagai pemilik batu Hobon. Ya Tuhan Maafkan mereka atas kesalahan dan Kebodohan Mereka. Saudara –Saudara Yang merasa PoParan dari Batu Hobon Sadarlah Akan Tipu daya Iblis. Sembahlah TUHAN ALLAH Saja Pakai logika kamu. Apakah Opung-opung Kamu sehina Itu ? Sadarlah…………. Opung-Opung Kamu Yang dari Batu HOBON adalah Orang baik Yang diberkati Tuhan dan pantas Saya menyebut mereka dengan ROH KUDUS. Jaga , bersihkan dan Rawat Batu Hobon. Karena itu adalah Makam Mereka. Jangan Pernah membawa Jeruk Purut atau Telor, karena itulah Yang paling dibenci Opung-opung yang dari Batu Hobon.
Puji Tuhan Akhirnya Batu Hobon Telah Kami Buka Kembali dengan Restu dari Sang Pencipta. Mulai Sekarang BATU HOBON TELAH BERSIH.
d. Pada Tahun 1987 Sekumpulan Manusia sesat pemuja setan, mereka adalah Dukun-dukun, Pendeta, Kyai, ulama dan pemuka agama lainnya berkumpul di Pantai Selatan untuk melakukan pengusiran dan penghancuran istana Nyi Roro Kidul, Tapi Lagi-Lagi Mereka Gagal. Karena Setan-setan dan manusia setan itu tidak memiliki kesaktian yang cukup, apalagi mereka takut sama air laut.
e. Kemudian dengan disokong oleh Presiden SBY (Susilo Bambang Yudoyono) Mereka melakukan upacara Gondang pemanggilan Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul di Taman Mini. Waktu itu Tiba-tiba hujan lebat sekali dan angin kencang. kalau ada yang bilang penguasa alam gaib marah tidak betul. Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi karena Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul yang saat itu bersama-sama dengan dewi Kwan Im dan Dewa Baruna ( Brahmana) Sangat sedih melihatnya. Mereka sedih melihat ulah manusia di bumi yang lebih dari 2/3 manusia telah berseku dengan setan hanya untuk harta jabatan dan kekuasaan dengan memakai nama kanjeng Ratu dan Dewa Dewi.
Ketahuilah Saudara-Saudara Upacara Gondang itu sebenarnya untuk memancing keluar manusia yang mereka perkirakan sebagai reinkarnasi Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul, agar mereka dapat membutuhnya. DAN Mereka Gagal .
f. Mulai Sekarang Sadarlah Saudara-Saudara terutama kamu semua Pemuka agama yang telah salah jalan. Kembalilah dan bertobatlah Sadarlah Nubuat Tuhan Tidak bisa digagalkan oleh siapapun atau kekuatan apapun. Seluruh Kekuatan Surga Telah Bersatu Kanjeng Ratu Nyi Roro Kidul Telah Bangkit Berhasil Bangkit Kembali Bersama Orang Orang Niniwe untuk menghakimi manusia yang hidup dan yang mati. Tinggal Menghitung hari Maka Hari Penghakiman Itu Tiba. Jadi selama Masih ada waktu bertobatlah.
Saya Bertanggung Jawab Kepada Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta Untuk Tulisan ini. Saya Minta Tolong Juga Terhadap Seluruh umat beragama, terutama Bapak dan ibu Pendeta dari Agama Hindu dan Budha. Berdoalah dengan Tulus Setulus Hati Kepada Tuhan Sang Pencipta alam semesta Tanyakanlah Kepada Tuhan Siapa Kanjeng Ratu Pantai Selatan itu sebenarnya, Maka Kamu semua akan Mengetahui bahwa apa yang saya tulis ini adalah kebenaran sang pencipta. Salam Hormat saya kepada semua umat beragama agama, terutama agama Hindu dan Budha. alvatarz111@gmail.com
menarik sekali cerita nya pak/mhak.
cerita2 itu dari berbagai daerah biasanya beda.
yang saya tau nyi roro kidul itu bukan jenis manusia dia adalah jenis jin,tetapi dia tak jahat.dia melayani apa yang di minta manusia,karna itu tugas nya.menurut kabar terakhir yang saya dengar dari teman2 saya.bahwa nyi roro kidul ini sudah masuk islam dengan bimbingan sunan kali jaga.walaupun demikian ia tetap melayani permintaan baik dan buruk,karna itu tugas nya.
saya mendapati kabar ini dari anak nya dewi kili suci yang bernama KEN SARI.
kalo tak keberatan saya akan salin artikel anda ke blog saya untuk melengkapi referensi saya tentang alm ghaib